Select Menu

Slider

News

Performance

Cute

My Place

Photo

Racing

Videos

Gangstarasta
MJrasta.com - Setelah lama sekali Gangstarasta tidak mengeluarkan karya terbaru, beberapa sempat mengeluarkan single juga untuk menggerbak kembali musik mereka. Band yang cukup lama Gangstarasta akhirnya akan mengeluarkan album terbaru mereka. Cukup panjang sekali perjalann dari Album pertama sampai kedua.

Gangstarasta membocorkan sekilas Album ke-2 ini melalui via Youtube, channel Offbeat Music.

Dalam penjelasan via Youtube, untuk album ke-2 ini proses yang di kerjakan cukup panjang, ada beberapa konflik dalam soal pemilihan musik. Itu memang wajar, karena dalam formasi band pastinya konflik dalam pemilihan instrumen memang susah.

Untuk album terbaru Gangstarasta ini adalah "BETTER WAY"

Intinya juga untuk album terbaru ini, Gangstarasta ingin melangkah lebih baik dari sebelumnya, menjadi band yang selalu menginspirasi para teman semua.

Selain itu, Perbedaan album terbaru ini dengan sebelumnya adalah, antara produksi, aransemen, dan pilihan warna musik dan menjadikan album terbaru ini akan lebih fresh.

Beberapa bocoran juga lagu yang menurut para personil Gangstarasta yang paling susah yaitu "Seminggu", dalam lagu ini musik aransemen sebelumnya adalah versi band, dan untuk produksi album ini di rubah menjadi lagu dengan tema akustik.

Bagi yang ingin melihat interview langsung Gangstarasta saat membocorkan Album ke-2 ini silahkan di lihat di sini :) Youtube.


-
Sara Lugo - Hit Me With Music
MJrasta.com - Penantian yang di tunggu akhirnya album ke-2 dari band reggae wanita Sara Lugo rilis juga. Sejak Hampir 3 tahun setelah album debutnya "What About Love". 

Akhirnya album ke-2 rilis dengan nama "Hit Me With Music". Album ini rilis pada 17 Oktober 2014. Album ini di dampingi oleh Oneness Records. Album ke-2 Sara Lugo ini berisikan 12 lagu. Ada beberapa dari lagu ini featruing dengan beberapa band tenar. 

Salah satunya yang ada di dalam album terbaru Sara lugo ini adalah Duta reggae indonesia Ras Muhammad. Di album ini Sara Lugo mengajak Ras Muhammad untuk bernyanyi bersama di lagu "Learn To Grow". Selain Ras Muhammad Sara Lugo juga mengajak Kabaka Pyramid juga bernyanyi bersama di album ini.

Tracklisting:
01. The One
02. Really Like You feat. Protoje
03. Hit Me With Music
04. Black & White
05. Soldiers Of Love
06. I Wish
07. Play With Fire
08. Learn To Grow feat. Ras Muhamad
09. Never Ever
10. Love The Children
11. More Love
12. High & Windy feat. Kabaka Pyramid

Album "Hit Me With Music" sudah dapat di unduh di ITunes dan Amazon.
Profil Bravesboy
MJrasta.com - Braves Boy, kalau dalam bahasa Indonesia berarti 'Lelaki yang berani'. Memang seperti itulah Bima (vokal 1), Nazat (vokal 2), Miga (gitar), Oky (bass), dan Andri (drum). Berani jatuh, berani rugi, yang penting berani dulu.

Sejak 2008. Band yang mengusung aliran Reggae, Ska dan Jamaican Sound dengan tema-tema yang unik tapi tetap easy listening ini hanya beranggotakan Nazat (vokalis 1) dan Bima (vokalis 2), mereka berdua melewati panggung ke panggung dengan mengandalkan minus-one/sampling. Sampai pada akhirnya mereka merasa kurang greget jika mempertahankan format tersebut, dan mereka memutuskan untuk menambah personil, yaitu Miga (gitaris), Oky (bassist) dan Andri (drummer) dengan formt band.

Dengan format full-band inilah mereka berhasil menelurkan album pertama yang bertajuk 'Long Away' yang dirilis bulan Desember tahun 2012. Bravers, sapaan akrab penggemar mereka, menanggapi positif karya mereka dan terbukti jadwal manggung mereka untuk menguasi pentas seni para pelajar di kota Yogyakarta.

Melalui album panjang pertama mereka ini Braves Boy ingin menyampaikan pesan kepada Bravers untuk berani menjalani hidup.

Mereka terbukti sangat produktif, terbukti lagu mereka yang diunggah di akun Reverbnation milik Braves Boy terhitung lumayan banyak sekitar 20 berarti jika ditotal ada lebih dari 30 lagu yang telah mereka hasilkan.

Bravesboy juga telah membuat 3 video clip, yang terdiri dari lagu Aku Harus Jahat, Kamu Seperti Jogja (akustik) dan Cinta Itu A*u. Tak hanya itu, Bravesboy juga membuat video yang berisikan profil masing-masing personil dengan iringan intro yang ada di album ke-2 mereka, dibawah artikel ini ada video Bravesboy Profile.

Belum lama ini juga Bravesboy telah launcing video klip terbaru Everyday Is Holiday.



DISKRIPSI

BAND : BRAVESBOY
JUDUL : EVERYDAY IS HOLIDAY
Bravesboy
MJrasta.com - Band reggae dari aset Yogyakarta, Bravesboy. Kini semakin menggeliat performancenya setelah belum lama ini launcing album terbarunya "Everyday Is Holiday" belum lama keluar album terbarunya, Fans setia yang di namakan dengan Braves sudah hafal dengan lagu lagu dari band yang polah dan bikin panas suasana dengan jogetan nyentrik.

Band yang di gawai Bima ini tepatnya kemarin tanggal 7 Oktober 2014 telah launcing Video Clip "Everyday Is Holiday". Launing di Cafe Liquid yang bertempat di jalan magelang.

Beberapa band ternama ikut andil dalam launcing Video clip ini, antara lain Astroboy, Pottato, G.A.G.T, Frankline.

Dalam video clip ini, terlihat suasana Para personil Bravesboy dan para wanita melakukan liburan bersama musik mengiringi liburan ini.

Tidak lupa minuman setia menemani di liburan yang seru. Bagi yang penasaran dengan Video Clip ini bisa anda lihat di sini.
Tipe-X
MJrasta.com - Hingar bingar perkembangan musik ska ternyata juga sampai ke Indonesia. Mulanya ska termasuk musik yang dimainkan oleh minoritas grup band dan hanya populer di acara-acara selevel pensi (pesta perpisahan sekolah) atau acara ulang tahun. Namun ketika pada tahun 1999, grup musik Tipe X merilis album perdana mereka ‘Ska Phobia’, demam ska menjangkiti siapa saja.

Anak-anak muda pada saat itu jadi familiar mendengar hentakan irama ska. Termasuk juga menggunakan busana khas ska yang populer di Indonesia, yaitu baju pantai dan celana pendek dengan dandanan necis. Tampilan busana khas ska jadi trend life style di kalangan remaja. Rasanya belum pantas di bilang anak gaul jika tidak berbusana seperti itu. Dengan mendengar musik dan berpenampalan ala ska, lengkaplah atribut sebagai seseorang yang paham perkembangan zaman.

Memang bisa dikatakan bahwa musik ska di Indonesia merupakan fenomena musiman. Artinya, ketika tahun 1999 banyak bermunculan grup musik yang mengusung lagu-lagu ska, tapi itu tak bertahan lama. Tidak lebih dari satu dekade kemudian, musik ska menurun popularitasnya. Seiring dengan banyak grup band ska yang bubar atau tak lagi terdengar nama dan kiprah mereka.

Namun, ada dua grup band ska yang masih setia dengan aliran musik dinamis ini. Mereka adalah Tipe-X dan Shaggy Dog. Kedua grup band ska ini dapat terus bertahan hingga sekarang karena punya kualitas dalam bermusik. Selain itu, Tipe-X dan Shaggy Dog juga punya daya kreativitas dalam bereksprimen dengan musik ska. Mereka tidak mengadopsi mentah-mentah musik asli Jamaika itu, tapi juga melakukan improvisasi. Ini membuat warna musik mereka punya ciri khas dan tidak membosankan. Walaupun pamor ska telah pudar, tetapi setidaknya hingga saat ini terdapat lebih dari 200 band ska yang ada di Indonesia

Sumber : Kaskus
Sejarah Musik SKA
MJrasta.com - Jika dirunut dari sejarah, Jamaika sebagai rumah bagi lahirnya musik ska belumlah begitu lama. Pada akhir tahun 50-an, ska mulai banyak dimainkan di negeri yang terletak di Amerika Utara itu. Tak lama setelah negeri tersebut mendapat status merdeka dan menjadi negara persemakmuran Inggris.

Belum terdapat data resmi yang memberikan informasi siapa yang mula-mula memopulerkan ska. Ada yang bilang aliran musik ini timbul sebagai sebuah gejala budaya di Jamaika. Ia bermula dari golongan menengah (kelas pekerja) di masyarakat Jamaika. Kelas sosial yang menjadi penggerak utama roda perekonomian di negeri yang masih tergolong kelas menengah ke bawah itu. Ska pun jadi respons ketidakpuasan terhadap berbagai pratik imperialisme yang masih tersisa walaupun negeri tersebut telah merdeka.

Apakah ska termasuk jenis musik yang terinspirasi dari ideologi pemberontakan kelas (sosialis) dan anti imperialis? Belum ada yang berani memastikannya. Hanya fakta bahwa ska mulanya dimainkan oleh kalangan pekerja, mempengaruhi warna dari aliran musik ini.

Mendengarkan irama maupun lirik dari lagu-lagu ska, akan terasa warna ‘pemberontakan’ kalangan pekerja. Ska kental dengan nuansa spontanitas, apa adanya, dan kejujuran dalam bermusik. Khas karakteristik kalangan pekerja.

Namun, ada sekelompok pengamat musik meyakini bahwa Cecil Bustamente Campbell (Prince Buster) adalah orang yang membidani lahirnya ska. Pada 1962, bersama rekannya seorang gitaris bernama Jerry, mereka bereksperimen menciptakan jenis musik yang menitikberatkan ketukan afterbeat daripada downbeat. Ska pun lahir. Ketukan afterbeat menjadi esensi dari singkop (penukaran irama) khas Jamaika yang dipadukan dengan free-walking bass style.

Tahun 60-an akhir, para musisi ska mulai memperkenalkan aliran musik ini ke Inggris dan kemudian menyebar ke seluruh dunia. Di Inggris, awalnya ska dikenal dengan nama Bluebeat. Kemudian berubah lagi dikenali sebagai pendahulu dari Rocksteady dan Reggae. Perubahan-perubahan ini setara dengan musik ska yang berjiwa dinamis. Tak terpatok pada pakem tertentu dan bebas berkreasi.

Irama dari lagu-lagu ska adalah perpaduan dari alat musik drum, rythem, dan ragam bunyi hon. Termasuk juga menggabungkan unsur-unsur musik mento dan kalipso dari Karibia dengan jazz dan rhythm and blues dari Amerika Serikat. Melahirkan warna musik khas ska yaitu jalur bass berjalan dengan aksentuasi pada ritme yang upbeat.

Semua itu kemudian diubah jadi harmoni dan lirik yang terkadang menyiratkan bentuk gugatan sosial atau penegasan eksistensi individu. Tak mengherankan ketika musik ska dipopulerkan oleh golongan Mod di Inggris, mereka juga menampilkan imej tersendiri.

Para musisi ska memakai hat (topi Popeye) dan menunggang skuter (vespa) di setiap aksi panggung mereka. Ini menunjukkan simbol berbedanya mereka dari orang-orang sekitar. Ska pun makin populer ketika kelompok Skinhead menjadikan musik ini sebagai salah satu identitas dan penguat ikatan kelompok mereka.

Adapun secara kronologis sejak ska mulai muncul hingga sekarang, terdapat tiga periode atau gelombang yang memotret perkembangan tersebut. Periode (gelombang) pertama adalah ska asli Jamaika sekitar tahun 1960-an. Pasa masa ini, ska belum dikenal luas dan hanya merupakan jenis musik etnik setempat.

Pada akhir tahun 1970-an, ketika ska dikenal dan semakin banyak dimainkan di Inggris oleh kelompok Mod, ska memasuki gelombang keduanya. Satu dekade kemudian, yaitu pada 1980-an, ska dikenal semakin luas dan jadi populer di Amerika Serikat pada 1990-an. Ska pada masa ini disebut memasuki gelombang ketiga.

Sumber : Kaskus