Slider

Video Klip

Kabar Bagus

Cerita Dipanggung

Rilis

Band/Solo

Kompilasi Indah Musik Ska, Indonesian Ska Compilation Vol.1

Indonesia Ska Compilation Vol.1

MJrasta - Di tahun 2018, gairah musik SKA memang sedikit meredup, akan tetapi walaupun meredup MJrasta akan menebar gairah-gairah penikmat musik Jamaika terus tubuh dengan menampilkan playlist album kompilasi Indonesia SKA Compilation Vol.1

Kompilasi ini rilis di tahun 2010 dan saya angkat kembali agar mengingat indahnya di tahun ini musik reggae dan ska sedang ramai di kalangan anak muda.

Kala itu, Peluncuran album ini merupakan tanda masih bergeliatnya musik-musik bawah tanah seperti punk rock dan ska di Indonesia yang membawa warna baru pada musik indonesia yang saat ini sedang dalam kondisi stagnan dan cenderung menurun.

Yok kita angkat kembali musik-musik bawah tanah agar tampil kembali di indahnya blantikan musik Indonesia, Berikut adalah playlist lagu beserta nama band yang membawakannya.

Indonesian Ska Volume I

1 United skank – indonesia unite (Bandung)
2 Sri PLecit – datanglah kemari (Yogyakarta)
3 Van de skamaveea – bidadari (Yogyakarta)
4 Oversight – art punx rap tattoo (Yogyakarta)
5 Dancing Alaska – rudeboy’s musiC (Jakarta)
6 Beforeyougetin – si budi (Jakarta)
7 Piccadilly and sleepwarkers – sabtu malam (Jakarta)
8 Lambosta – stay brother (Surabaya)
9 The coppers – scooter rudy (Yogyakarta)
10 Simmer Down – angin surga (Purwokerto)
11 Richcrackers – with my friend (Malang)
12 Ska with Klasik (SWK) – kau cantik (Makassar)
13 Boutique band – Asap (Jakarta)
14 Youngster City Rockers – Ugal-Ugalan (Malang)
15 Brother OI! – senyum hati dan cinta (Bandar Lampung)
16 Kerah putih – segala harapan (Kudus)
17 Opledha opledhi – lagu hahaha (Bandung)



Jangan Lupa Beli Kaset/CD Original di toko musik terdekat.

Shore Rilis Single Dear Flamboyan, Nuansa DUB dan Nada Minor Sangat Kental

Salah satu scane video clip Dear Flamboyan
Salah satu scene video clip Dear Flamboyan

MJrasta
 - Setelah merilis single I Dance All Over My Problem dan Jadikan Abadi Selamanya, SHORE kembali meluncurkan single terbaru mereka dari album ketiga Dance Sing Mood berjudul Dear Flamboyan.

 Kata Flamboyan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sendiri memiliki makna gemerlap-an dan serba megah. Namun, SHORE mencoba menggambarkan single Dear Flamboyan ini tentang perjalanan cinta seorang insan manusia atau yang lebih sering kita kenal di masyarakat dengan instilah Play boy.

 “Lagu ini di adopsi dari kisah nyata seorang teman dan akhirnya saya tumpahkah ke dalam bentuk lirik. Di lagu ini saya membayangkan menjadi seorang wanita yang lemah saat jatuh cinta dengan seorang flamboyan,” ungkap Ega Masha. Ia juga menambahkan, di lagu Dear Flamboyan ini tidak hanya wanita saja yang menjadi korban, terkadang seorang player atau flamboyan bisa juga dalam bentuk wanita dan laki-laki menjaid korbannya.

 Lagu Dear Flamboyan ini dikemas apik dengan nuansa DUB dan nada minor. Yang menarik dari single ini adalah SHORE mencoba menambahkan unsur elektronik di beat drum nya.

 Tidak hanya itu, di kesempatan ini SHORE juga merilis video clip dengan judul yang sama lewat garapan produser muda yaitu Keyko Roesman. “Berawal dari kesukaan saya akan single Dear Flamboyan, akhirnya saya memutuskan membuat video clip ini. Yang menarik dari pembuatan klip ini adalah saya merasa tertantang akan pencahayaan yang minim saat acara live band berlangsung,” jelasnya.

 SHORE yang beranggotakan Ega Masha (vokal), Firman (gitar), Heru (gitar), Bedoel (keyboard) berharap single ini dapat di terima oleh masyarakat dan bisa dijadikan salah satu referensi di belantika musik indonesia yang semakin dinamis. Jadi, kalau kalian jatuh cinta dengan flamboyan, mending mikir-mikir lagi deh!


Menyampaikan Pesan Positif Melalui Event "Jogjakarta Reggae Revolution"

Jogjakarta Reggae Revolution

MJrasta - Maraknya informasi hal-hal yang negatif seperti maraknya klitih dikalangan masyarakat yang salah pergaulan dimasa remaja membuat masyarakat yang ingin Yogyakarta damai dan tenang merasa risi dan ingin mengubah gaya anak remaja yang salah pergaulan itu makin baik.

Indonesia Reggae Community salah satu dari masyarakat Yogyakarta yang bergerak melihat perubahan perubahan sosial tersebut ikut geram dan ingin merubah dan mengembalikan pergaulan yang lebih bermanfaat.

Maraknya Klitih yang di lakukan kalangan remaja adalah salah satu contoh bahwa sudah
terjadi pergeseran perubahan mental sebagian anak anak muda. Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya Yogjakarta adalah kota yang jauh dari kata kriminal dan tempat bertumbuhnya komunitas komunitas besar dari jogja muncul untuk sebuah pergerakan besar di indonesia. dengan dukungan Taman Budaya di acara MUSIK MALAM TBY makan Indonesia Reggae Community akan menyelenggarakan "JOGJAKARTA REGGAE REVOLUTION" Tanggal 27 Februari 2018, Pukul 19.00- 23.00 WIB

Dengan semangat revolusi, perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat. Indonesia Reggae Community ingin menyampaikan Pesan lewat acara tersebut "JOGJAKARTA REGGAE REVOLUTION" untuk mengajak anak anak muda untuk beraktifitas positif bersama komunitas, dan di sini Indonesia Reggae Community mempunyai tujuan untuk merevolusi mantal mental anak muda yang bergeser dalam kehidupan sosialnya untuk dapat mengenal bahwa JOGJAKARTA tetap Kota yang istimewa , yang penuh perdamaian, penuh Persaudaraan (paseduluran).

Tonggak Eksistensi Komunitas adalah dari Persaudaraan yang erat. Indonesia Reggae Community ingin Komunitas Reggae Yogyakarta & Indonesia menjadi komunitas yang memberikan wadah untuk pecinta musik dan budaya menebar Cinta Kasih dan perdamaian.

Jogjakarta Reggae Revolution

INFO EVENT

Mempersembahkan : Jogjakarta Reggae Revolution
Lokasi : Taman Budaya Yogyakarta
Waktu : Selasa, 27 Februari 2018
Guset Star : 
- Burger Time
- Black Finit
- Rataourou
- Kopi Loewak
- South Mount Sunrise
- IRC Jamming
Pukul : 19.00 - 23.00 wib
Mc : Fauzan Yoman
More info : 0857 3591 9096 (Awan IRC)

Berbeda Dari Yang Lain, Double Album "Penawar Rindu" Steven Jam

Berbeda Dari Yang Lain, Double Album "Penawar Rindu" Steven Jam


Melepas album baru, adalah kerinduan yang tak tertahankan dialami setiap musisi. Apalagi jika menunggu sampai 7 tahun, seperti yang dialami Steven NK alias Tepenk, arsitek musikal Steven Jam, band yang dibentuknya setelah ‘Steven Cocconut Treez’ vakuum.

“Bayangkan setiap minggu konser dari satu kota ke kota lainnya, dari satu even ke event lainnya, dan hanya nyanyiin lagu yang sama berulang kali. Album ini seperti memecahkan telur kejenuhan yang bersarang di kepala,” ungkap Steven, yang memberi tajuk ‘Penawar Rindu’, untuk album kedua Steven Jam, dibawah bendera ‘267 Records’ yang diproduaeri oleh Delta Agung Wibowo.

Lagu ‘Terserah’ yang pernah dipopulerkan oleh grup era 90-an, ‘Humania’, menjadi single hit pertama yang diandalkan dalam album baru yang resmi diluncurkan Jumat pekan lalu (24/11/17) di IOne Cafe, Kemang, Jakarta Selatan.

Mengulas sedikit lagu populer ‘Terserah’ tersebut, Steven tak hanya memberi penawar rindu dalam arti yang sesungguhnya, tapi ayah dari seorang putri ini, membuat lagi karya Ekky Humania, terasa lebih menggemaskan dan menyentil adrenalin.

Titik terang karir musikal seorang Steven, diawali ketika ia berhasil menarik perhatian publik, hingga Sang Rockstar, Bimbim Slank, mengagumi karya memorable seorang Tpenk (sapaan akrab Steven), melalui lagu ciptaannya ‘Welcome to My Paradise’ single hit dari Steven & Cocconut Treez.

Cover Album Steven Jam
Cover Album Steven Jam

Membahas double album ‘Penawar Rindu’, bagai mengobati kerinduan pada kekasih hati yang penuh dinamika, senang, bahagia, cemburu dan marah karena terbakar api asmara.

Begitulah metafora yang pas untuk menggambarkan album kembar Steven Jam yang terdiri dari 18 track, yang dibuat terpisah dua, masing-masing berisi 9 lagu, berdasarkan tema dan spiritnya. Meskipun secara aransemen tak ada yang berbeda secara signifikan, masih dalam bingkai Indonesian-Jamaican taste.

“Mungkin ini album Reggae pertama di Indonesia yang mengeluarkan double album. Saya senang bisa mewujudkan hal-hal yang unik dan beda seperti ini,” papar pemilik nama asli Steven Nugraha Kaligis.

Sadar dengan era digital yang sulit dibendung untuk melakukan pembajakan, Steven pun menggratiskan semua lagunya itu di situs unggahan lagu Spotify dan Deezer.

Namun, bagi penggemar yang ingin membeli lagu-lagu itu bisa unggah di iTunes. Di dalam album hampir semuanya lagu baru. Lagu lama termasuk cover “Nyantai” dari album “No Scope” dibawakan Steven Jam featuring Tony Q.

Soal pembajakan, Steven sadar bahwa dibutuhkan tangan pemerintah yang kuat untuk menghalaunya.

“Pembajak hanya bsa dibungkam oleh pemerintah. Gue dan musisi lainnya hanya bisa berkarya dan terus berkarya. Tugas negara untuk melindungi karya kami,” simpul Steven, suami dari Molidda Hanny ini menyudahi percakapan.

Sumber : indeksberita.com

Berbagi Cerita Bersama Bandung Ska Foundation

Berbagi Cerita Bersama Bandung Ska Foundation

Bercorak kotak hitam dan putih, mengenakan dandanan formal dengan topi fedora, dan berjingkrak mengikuti irama musik, nyatanya kultur SKA telah membudidaya di Indonesia. Bukan menjadi sesuatu yang baru, melainkan SKA sampai saat ini semakin menonjolkan pergerakan musiknya dari masa-masa. Dan kali tepat di awal tahun 2018, SKA akan diperbincangkan perannya bersama Bandung Ska Foundation.

Dalam gelaranya yang bertajuk ‘Hearing Session Of 90’s SKA’, Bandung SKA Foundation selaku pemilik acara nantinya akan membahas berbagai pergerakan dari jenis aliran musik tersebut sebagai suguhan utamanya kepada audiens. Tak menutup kemungkinan melihat gerakan musik SKA di Kota Bandung yang kini terus dimainkan, beberapa pihak penting turut berkontribusi dalam acara ini. Seperti akan menampilkan satu narasumber yang membahas pergerakan SKA di dunia, Uja Jah serta Linggo yang juga akan membahas pergerakan di Kota Kembang tepatnya merunut dari era 90-an silam, tak lupa juga cerita dibalik terbentuk dan apa itu Bandung Ska Foundation yang akan di bahas tuntas oleh kawan kawan BSF. Serta acara ini juga bakal dimoderatori oleh dua sosok, diantaranya : Alga dan Ling YC.

Sebagai pelengkap, beberapa grup musik SKA lokal juga akan tampil di acara ini dengan format akustik. Diataranya beberapa band yang dimaksud adalah Noin Bullet, Dirty Dolls, Kingkong Beer, Skarangska, Lazy Middle Class, Hockey Hook dan Chililineska. Dan itu semua dapat dihadiri secara cuma-cuma alias gratis, pada tanggal 20 Januari 2018 di Kantinnasion The Panas Dalam, Bandung.

Hearing Session Of 90’s SKA Bandung SKA Foundation


Sumber : djarumcoklat.com

Ada Kejutan Di Jatim Reggae Star Festival 2017

Jatim Reggae Star Festival 2017
Tony Q Rastafara dan rekan-rekan dalam jumpa pers. (Syaiful Bachri/Bintang.com)

MJrasta.com - Setelah sukses Bali Reggae Star Festival selama tiga tahun berturut-turut, event yang terus hadir tiap tahun dengan konsep konser amal ini akan kembali hadir dan digelar di Malang tepatnya di Stadion Brantas, Kota Batu, Malang, Jawa Timur pada 16 Desember 2017.

Dalam event ini sudah dipastikan musisi yang terus memberikan inspirasi pecinta musik reggae indonesia yaitu Tony Q Rastafara bakalan hadir untuk memeriahkan konser amal tersebut. Selama satu jam, pelantun lagu Don't Worry itu akan memberikan suguhan menarik kepada penonton. Tony Q bakalan menghadirkan lagu hits yang dibawakan seperti Don't Worry U Yeaah dan akan memberikan kejutan yaitu lagu daerah, hanya saja tidak memberikan bocoran lebih lengkap.

Salah satu alasan kenapa Reggae Star Festival 2017 hadir di Malang karena, pengalaman pribadi Tony Q Rastafara konser bersama kementerian Pariwisata di lapangan yang akan diselenggarakan ini hujan deras 20 ribuan orang masih ada dan bernyanyi bersama.

Di kutip dari situs bintang.com, Seperti tahun-tahun sebelumnya, Reggae Star Festival selalu mengusung tema charity. Dan kali ini, Jatim Reggae Star Festival menggelar charity untuk korban erupsi Gunung Agung. "Ada satu gerakan sosial yang tiga tahun belakangan kita lakukan. Kita konsentrasi di charity," ucap Agung selaku promotor Jatim Reggae Star Festival.

Di kutip dari sindonews.com Promotor Bangga Indonesia Ferry mengaku siap menghadirkan banyak musisi pada perhelatan tersebut. Selain Tony Q Rastafara, ada juga Cozy Republic, Steven Jam, Denny Frust, Geranium Reggae Lumajang, Cah Reggae Jember, Tropical Forest Malang, dan Malang dub Foundation.

“Kami akan menampilkan mereka karena kami yakin mereka bisa menghibur dan membawa massa yang banyak. Terus juga hanya artis Indonesia, agar penonton bisa merasakan dan menikmati reggae Indonesia dalam ajang festival ini," ungkap Ferry.

Jatim Reggae Star Festival 2017


Jatim Reggae Star Festival 2017