ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Skalie Rilis Album “Abadalabid”

Abadalabid abadalabid

MJrasta - Skalie, band ska fenomenal dari timur Jakarta yang berdiri sejak tahun 1996 dan besar di komunitas underground era Harley Davidson dan Poster Café setelah melewati perjalanan dan proses yang cukup panjang dan berliku akhirnya akan merilis album kedua di awal tahun 2017.

Album kedua ini memakan rentang waktu 10 tahun setelah debut album perdana mereka “Skalie For Sale” (Revival Records) di tahun 2007 yang cukup sukses di lingkup komunitas ska independent Jakarta. Cukup banyak kendala dan problema yang dihadapi dalam proses pengerjaan album ini berawal dari kepergian drummer skalie yang meninggalnya dikarenakan sakit, keyboardis dan gitaris yang harus pindah keluar kota dikarenakan pekerjaan yang namun pada akhirnya mereka kembali ke Jakarta dan kembali aktif bersama skalie. Pergantian personil pada bass dan drum serta penambahan fomasi personil untuk mengisi trombone. Recording album ini sendiri memakan waktu 2 tahun.

Album yang diberi tajuk “Abadalabid” atau berarti “abadi” menurut bahasa Indonesia baku berisikan 12 lagu ska yang sangat variatif, memadukan musik ska dengan element music lain seperti bossas, rock, 80s pop dan new wave. Menjadi sebuah album transisi dari musikalitas Skalie yang semakin mengalami pendewasaan eksplorasi sound dan progresi. Berbeda dari album pertama namun tetap tidak keluar dari karakter dan benang merah musik Skalie. Secara konsep Skalie mencoba keluar dari pakem traditional yang ada pada music ska dan pada kebanyakan band ska lainya dengan karakteristik vocal yang menjadi signature tersendiri dan lyric yang banyak menggunakan kata-kata yang diambil dari kamus bahasa Indonesia baku serta dikemas dengan lugas dan jenaka.

Perilisan album “Abadalabid” ini juga akan dibarengi dengan rilis film documenter “Drugs, Violence and Revival – 20 Years of Skalie”. Sebuah film dokumenter berdurasi hampir 1 jam yang menceritakan tentang perjalanan band skalie pada era awal yang dekat dengan drugs dan perkelahian hampir di setiap acara di era ini. mereka mempunyai slogan “Skalie, Sex, Drugs and Rocksteady” sampai perjuangan skalie untuk kembali berkarya dengan image yang jauh lebih positif dengan meninggalkan drugs, alcohol beserta kroni-kroninya. Film dokumenter ini di garap oleh Allan Soebakir dan Sinema Pinggiran.

Single pertama Skalie dari album kedua ini berjudul “Alkohol”, lagu yang bercerita tentang seseorang yang memutuskan untuk berhenti mengkonsumsi alkohol sebuah lagu yang di buat dan dedikasikan untuk skalie sendiri. Single Video klip Alkohol dirilis pada tanggal 22 Januari 2017 di chanel Youtube Sinema Pinggiran. Video Klip Alkohol ini juga di produksi oleh Allan Soebakir dan Sinema Pinggiran.


Sumber : lytmedia

MJrasta - Skalie , band ska fenomenal dari timur Jakarta yang berdiri sejak tahun 1996 dan besar...

Ras Muhamad Sumbang Karya Untuk Perpustakaan Hongaria


MJrasta - Indonesia selalu berupaya untuk memperkenalkan budaya indonesia sendiri salah satunya musik. DUTA Besar LBPP RI untuk Hongaria YM Wening Esthyprobo coba mengenalkan musik Indonesia di dunia internasional. Salah satu cara yang beliau lakukan dengan cara menyumbangkan koleksi musik Indonesia kepada Perpustakaan Metropolitan Szabo Ervin di Budapest, Hongaria.

Tiga album koleksi Indonesia di berikan di Perpustakaan tersebut. Dari Tiga album tersebut ada milik Ras Muhamad yaitu album "Salam". Selain itu ialah album album Indonesia Bamboo Musik Part I dan II. Ketiga karya itu diterima langsung oleh Direktur Musik Perpustakaan Metropolitan Szabo Ervin Budapest Katalin Bandoli.

"Ini langkah kecil untuk membuat musik Indonesia dikenal masyarakat Hongaria karena dengan menyerahkan contoh album musik Indonesia kepada perpustakaan, musik-musik ini dapat diakses masyarakat umum dan didengarkan hingga bertahun-tahun lamanya," kata Wening dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Katalin Bandoli menyambut baik kepedulian Dubes Wening yang menyumbangkan koleksi lagu Indonesia miliknya.

MJrasta - Indonesia selalu berupaya untuk memperkenalkan budaya indonesia sendiri salah satunya ...

Rilis Album "Penawar Rindu" Bahwa Steven Jam Masih Eksis

Steven Jam - Penawar Rindu

MJrasta.com - Album solo kedua berjudul “Penawar Rindu” dengan konsep double album merupakan persembahan Steven Jam untuk mengobati kerinduan para pecinta musik di tanah air Indonesia khususnya para pecinta musik reggae yang sudah lebih dari 5 tahun menunggu karya terbaru dari Steven Jam

Berkonsep “Reggae Open Mind” dengan berisikan 18 lagu dalam album “Penawar Rindu” merupakan bukti eksistensi keseriusan Steven Jam dalam tetap berkarya di industri musik reggae Indonesia

Dalam album “Penawar Rindu” Steven Jam menawarkan sesuatu yang baru di industri musik Indonesia dengan dua album dan dua tema dalam satu kemasan. Steven Jam menganjak banyak musisi reggae maupun non reggae untuk berkolaburasi sehingga membuat warna lagu, image, identitas album dan aransemen lagu memiliki konsep yang lebih kaya warna.

Album “Penawar Rindu” memiliki 2 tema, tema sunrise dan sunset, seperti perputaran waktu dalam kehidupan. Sunrise memiliki aransemen reggae upbeat dengan unsur cerah, semangat, keceriaan. Sedangkan Sunset memiliki aransemen reggae slow dengan unsur ketenangan, relax. Dua duanya tetap mempertahankan kekhasan seorang Steven Jam dalam menulis lirik yaitu dengan tema sosial, sedikit percintaan dan kehidupan sehari hari.

Dalam waktu perjalanan 5 tahun lebih melewati banyak hal suka duka, disibukan dengan event event off air yang padan dan aktivitas lain yang sangat menyita waktu, “Sekarang” merupakan waktunya Steven Jam kembali ke eksistensi awal, mengekspresikan kontribusinya di dunia reggae sebagai pencipta dan komposer lagu reggae yaitu dengan merilis album solo kedua “Penawar Rindu”

1st single dari album Solo Kedua Steven Jam yang memiliki judul “Terserah” merupakan persembahan dari Steven Jam yang sudah hampir 6 tahun tidak mengeluarkan karya terbaru. Lagu ini semoga bisa mengobati kerinduan para pecinta musik reggae di tanah air Indonesia dan dapat di sukai oleh rekan rekan Music Director dan di blantika musik Indonesia.


Available on CD & Audio Digital Store !!
www.267records.co.id
https://itunes.apple.com/id/album/penawar-rindu/id1195491793

sumber : 267 Records

MJrasta.com - Album solo kedua berjudul “ Penawar Rindu ” dengan konsep double album merupakan p...

Social Hitam Putih Rilis Single & Video Clip "Pemuja Senyuman"

Social Hitam Putih band

Social Hitam Putih band ska asal yogyakarta kemarin (6/12/2016) merilis single dan video klip "Pemuja Senyuman", berlokasi perilisan di Boshe VVIP club Yogyakarta. Video Klip sudah dirilis di official channel youtube mereka pada tanggal 7 desember 2016 setelah mereka merilis di Boshe.

Video mereka di garap SHP sendiri di bantu sinemaphotography oleh Hendra & Rama. Lagu "Pemuja Senyuman" merupakan karya dari Ajik gitaris SHP yang aransement di garap SHP secara bersama.

Video clip Pemuja Senyuman menceritakan tentang kisah dua orang partner kerja yang setiap hari bertatap muka, disela keakraban mereka sebagai teman, ternyata salah satu dari mereka (si cowok) jatuh cinta terhadap partner kerjanya (Si cewek), Rasa ingin tahu lebih jauh soal si cewek pun semakin tebal seiring dengan harapan untuk memiliki terus digenggam. Tak ayal ada rasa cemburu ketika si cewek sedang melakukan interaksi dengan orang lain, namun dia takut menyampaikan rasa cintanya terhadap rekan kerjanya karna takut hubungan dekat yang sudah dijalin selama ini jadi berbeda seandainya si cewek tidak bisa menerima perasaanya. Hingga pada akhirnya si cowok tahu bahwa si cewek sudah memiliki orang lain dalam hidupnya. akhirnya si cowok cuma bisa mengagumi dari sisi hatinya.

Dalam cerita video clip SHP memang menceritakan masa-masa anak muda yang tidak asing dan bisa dibilang itu hal yang lumrah, Inilah video clip "Pemuja Senyuman"


Social Hitam Putih band ska asal yogyakarta kemarin (6/12/2016) merilis single dan video klip &qu...

Profil SRIPLECIT

Profil SRIPLECIT

MJrasta - Sri Plecit, band yang berasal dari Yogyakarta ini terbentuk pada tahun 2009. Band yang beranggotakan Galih Grameh (Vocal), Wiptieta (Vocal), Fahmi (Gitar), Awang (Backing Vocal/Gitar), Hasan (Bass), Ikbhal (Drum), Aan (Keyboard), Bayu (Trombon), dan Mursyid (Trumphet) ini mengusung aliran Ska dengan konversi beragam genre musik yang menjadikan warna musik Ska semakin berbeda di setiap lagunya. Lagu-lagu Sri Plecit bertemakan realitas sederhana kehidupan manusia, pemaknaan atas esensi cinta dan kepedulian, hingga keresahan atas ketidakpedulian manusia.

Pada tahun 2011 Sri Plecit merilis EP yang berisi 4 lagu yaitu Datanglah Kemari, I’m the One, Jungle, dan Padang Bulan (cover). EP tersebut merupakan representasi atas gagasan-gagasan awal pandangan Sri Plecit terhadap realitas kehidupan manusia secara sederhana. Selain itu, terdapat lagu Padang Bulan yang merupakan lagu tradisional Jawa, dikemas dalam balutan genre Ska.

Setelah menjalani proses dialektika dalam berbagai ruang pertunjukan, Sri Plecit mengemas beragam ide dan gagasan tersebut dalam album pertama yang berjudul Boon Safari sebagai manifestasi atas perkembangan ide bermusik. Album pertama tersebut berisikan 11 lagu dengan 9 lagu baru yaitu “Safari Akhir Pekan”, “Arena Merah”, “Hal Terbaik di Dunia”, “Ska for Me and You”, “Love”, “Utarakan Selatan”, “Semesta” dan 2 lagu yang diambil dari EP pertama Sri Plecit yaitu “Datanglah Kemari” dan “I’m the One”.

Lagu-lagu baru tersebut terbalut dengan konversi genre musik lain seperti Jazz, Swing, Blues, Rock n’Roll, dan Keroncong untuk melegitimasi pandangan Sri Plecit atas keragaman dan perbedaan yang harmonis apabila disikapi dengan bijak.

Sri Plecit akan merilis album kedua yang menceritakan tentang sebuah fase pencarian dan pemaknaan atas cinta dalam kehidupan manusia. Cerita tersebut akan digambarkan dalam 6 buah lagu yang dikemas dengan identitas musik Sri Plecit sebagai instrumen pelengkapnya. Album tersebut akan dirilis di akhir tahun 2016 yang bisa diakses lewat media sosial mereka.

SOCIAL MEDIA
Facebook : Sri Plecit
Twitter : sriplecit
Instagram : sriplecit
Web : www.sriplecit.com
E-mail : sriplecit.ok@gmail.com
Youtube : Sri Plecit
Soundcloud : sriplecit
Reverbnation : sriplecit

MJrasta - Sri Plecit, band yang berasal dari Yogyakarta ini terbentuk pada tahun 2009. Band yang...

SRIPLECIT Lepas Album Ke-2 "KELANA"

Sriplecit Kelana

MJrasta - Setelah mengalami proses penyelesaian album yang cukup lama (kurang lebih 2 tahun), di penghujung 2016 Sriplecit merilis album baru berjudul “Kelana”. Nama album ini dirasa cukup mewakili materi lagu-lagu Sriplecit yang baru, dan lebih jauh lagi proses yang dijalani untuk menyelesaikan album tersebut. “Kelana” mewakili beragam genre musik yang coba dilebur dalam balutan genre Ska sebagaimana ciri khas Sriplecit selama ini. Berisikan 8 buah lagu baru, tema besar Sriplecit dalam album ini adalah cinta dan pengharapan. Adapun rinciannya, 5 lagu berbahasa Inggris dan 3 lagu berbahasa Indonesia.

Single pertama yang dirilis Sriplecit adalah “Senja”, lagu yang menceritakan tentang love at first sight. “Senja” merupakan lagu yang memadukan unsur musik pop dan ska. Lagu ini juga dibuatkan video klip yang bisa diakses pada laman youtube.


Rencananya, Sriplecit akan satu-persatu merilis lagu-lagu baru di album “Kelana” bertahap per bulan kedepan, meski dalam laman soundcloud Sriplecit semua lagu di album “Kelana” sudah bisa didengarkan.

Baca Juga : Gebrakan Album ke-2 Sriplecit Rilis Single Senja & Wish We Happy

Materi lain dalam album “Kelana” antara lain “(Loving You) Keeps Me Alive”, track-1 di album Kelana yang memadukan antara musik country dengan ska. Ada pula “Indah” di track-6 yang bersuarakan ska x folk, dan juga “Heaven” di paling ujung yang menyanyikan rocksteady ala choir. Selain itu Sriplecit juga memadukan Ska dengan swing dan rock di tiga track berurutan yakni “Hello Darling”, “Tuan Nona”, dan “Special Day” (track-3, 4, dan 5). Lalu lover’s rock yang not-so “mood” coba kita mainkan di “Wish We Happy” di track-7. Jadi seperti inilah urutan lagu di album Kelana :

1. (Loving You) Keeps Me Alive
2. Senja
3. Hello Darling
4. Tuan Nona
5. Special Day
6. Indah
7. Wish We Happy
8. Heaven

Keberagaman genre inilah yang mendasari penamaan album yang bertajuk “Kelana”. Sebagaimana seorang pengelana, mereka bepergian dari tempat satu ke tempat yang lain tanpa menargetkan waktu maupun biaya; kesemuanya merupakan jiwa dari kehidupan pengelana itu sendiri. Sriplecit mengambil semangat itu yang tercermin dalam beragam eksperimen campur-aduk-tambal-sulam genre satu dengan genre lain yang dibalut dalam jubah Ska. Dari sekian banyak wave/gelombang dan cara memainkan musik Ska, cara inilah yang Sriplecit senangi. Ber-afterbeat yang mengembara.

Semangat pengelana juga berkalam dalam proses penyelesaian album “Kelana” ini. Banyak sekali rintangan yang menghambat progress album baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebuah kondisi yang dikarenakan masing-masing personil Sriplecit memiliki kesibukan lain di luar band, yang pada akhirnya toleransi itu harus dinomorsatukan. Maka tak pelak rencana penyelesaian juga ikut molor. Apapun itu, pada akhirnya “Kelana” ini dapat terselesaikan dengan optimal.

Dengarkan Album Ke-2 Sriplecit "Kelana"

MJrasta - Setelah mengalami proses penyelesaian album yang cukup lama ( kurang lebih 2 tahun ), ...

D'Jenks Merilis Video Klip "I Wanna Skank"

D'Jenks

"I Wanna Skank" adalah lagu milik Artifical Life band ska dari indonesia tahun 90an. D'Jenks 29 Nov 2016 merilis video klip mengcover lagu "I Wanna Skank" milik Artifical Life.

Video ini disutradarai oleh Allan Soebakir dari Sinema Pinggiran, sineas kolektif yang sudah beberapa kali memproduksi videoklip dari band band seperti Mata Jiwa, Morfem, Marjinal dll. Shooting dilakukan di Gardu House dan kedai beer Borneo di Kemang, dengan bantuan teman teman baik D’Jenks.

Di lansair dr situs mavemagz, Konsep video klip I Wanna Skank ini adalah visual keintiman gig local, dimana tidak ada jarak antara penonton dengan pemain band, semua tumpah ruah di depan panggung. Berikut petikan Allan Soebakir sutradara klip ini “Menonton penampilan D’Jenks di sebuah gigs selalu menyenangkan.dansa tawa dan miras lokal membuat semua nya tanpa jarak dan intim.dalam video klip “I Wanna Skank” saya masukan cuplikan penampilan mereka di sebuah intimate gigs,dan beberapa teman dekat mereka yg berdansa sambil menenggak miras lokal”.

Di single ini hadir pula Kabul dan Dwi personil original Artificial Life sebagai vokalis tamu, bebunyian brass section dibantu rekan rekan dari Jakarta Ska Foundation. Direkam di Harper Studio, Tebet.

D’Jenks merupakan band yang memadukan unsur reggae dengan attitude punk rock, dengan personil saat ini Mr. Rumput (Vokal), Rama Adhitya (Gitar), Bayu Satria (Keyboard), Christo Putra (Drum), Ario Nugroho (gitar), Nur Mahdi Amin (Bass) Terbentuk di tahun 2003 dari komunitas Under’ Moestopo’ Ground dan Univ. Sahid.

Foto oleh : Geral Dwitama



"I Wanna Skank" adalah lagu milik Artifical Life band ska dari indonesia tahun 90an. D&...


Top