Slider

Video Klip

Kabar Bagus

Cerita Dipanggung

Rilis

Band/Solo

Kabar Mengejutkan, Aray Daulay Meninggal Dunia

Kabar Mengejutkan, Aray Daulay Meninggal Dunia
Aray Daulay © FB Aray Daulay
Kancah dunia musik Indonesia kehilangan sosok musisi berbakat yang bisa berkarya diberbagai genre. Musisi Aray Daulay yang kita kenal di kanca genre musik reggae sebagai gitaris Steven & Coconut Treez dan Ray d'Sky meninggal dunia pada Jumat (28/9) dini hari di Bali.

Kabar duka ini begitu santer terdengar dari berbagai musisi reggae indonesia yang mengucapkan bela sungkawa seperti MasAnies Saichu dalam facebook beliau "R I P Aray Daulay...
Selamat jalan Aray Daulay,semoga diampuni kekurangannya,diberikan pahala atas amal dan ibadahnya,dan diterima disisiNYA...Amin".

Kabar duka ini begitu mengejutkan dikarenakan ia baru saja tampil bersama sang anak, Dylan Kaha Daulay, di The Orchard Bali, Selasa (25/9).

Kabar Mengejutkan, Aray Daulay Meninggal Dunia
Aray Daulay © FB Aray Daulay
Aray Daulay adalah mantan gitaris grup musik Plastik. Para penggemar musik 90-an mafhum Plastik identik dikenal mengusung aliran psychedelic rock. Plastik dihuni oleh Ipang, Aray Daulay, Iman, Didit Saad, dan Alex.

Setelah Plastik bubar, nama Aray Daulay semakin dekat dengan musik reggae. Aray bergabung sebagai gitaris Steven & Coconut Treez. Setelah grup musik reggae itu tidak berlanjut, Aray kemudian membentuk Ray D'Sky, grup musik yang mengkombinasikan beberapa aliran musik reggae, folk, dan blues. Aray mengisi vokal dan sebagai gitaris di Ray D'Sky. Selanjutnya, ia melanjutkan karir bermusiknya sebagai solo, Aray Daulay yang sudah melahirkan dua album, On The Move (2014) dan Lagu Perjalanan (2018).

Selamat Jalan Aray Daulay,

Profil Redjasmine Reggae Band


MJrasta.com - Redjasmine Band adalah satu band dari sebuah kota kecil disebelah Timur Kota Bekasi yaitu tambun yang mengusung genre Reggae beat. Band ini terbentuk pada 6 Agustus 2017. Mereka mulai muncul di event event disekitaran Jakarta Bogor Bekasi dan Cikarang.

Nama Redjasmine sendiri memiliki arti yaitu "Red" melambangkan Semangat Berani yang identik dengan Remaja dan "Jasmine" adalah menyimbolkan Putih Bersih . Disinilah mereka hadir dan tinggal di kota Tambun Bekasi timur .

Semjenjak artikel profil ini dirilis, Redjasmine telah memiliki 3 Buah single diantaranya :
1.Pesan Kopi
2.Terbayang
3.Teman

Sedangkan untuk personil penggerak Redjasmine yaitu , Dede Yoga Prawira (Vocal) , Galih Adi (Bass) , Riyan Atsmalinda (Rytem) , Ikbal Maulana (Drum) , Syahrul Razzaq (Lead Guitar) dan Hardiansyah (Perkusi).

ALAMAT OFFICIAL :
Jl.Toyogiri kp.legon RT 03/03 Jatimulya Tambun-Selatan Bekasi
Hp :0895-0341-0618

OFFICIAL MEDIA SOSIAL :
Instagram : @Redjasmine.official
Facebook : Redjasmine
Fanspages FB : Red Djasmine_ID
Reverbnation : www.Reverbnation.com/Redjasmine5

Profil Southjava Reggae Band

Profil Southjava Reggae Band

MJrasta.com - Southjava band adalah salah satu band dari Bantul Yogyakarta yang mengusung genre Reggae alternatif kreatif atau juga bisa disebut dengan jamaican sound. Band ini terbentuk tanggal 17 agustus 2015. Mereka mulai eksis di event-event di sekitar kota Yogyakarta dan mereka tergabung di wadah komunitas reggae di Yogyakarta yaitu IRC (indonesia reggae community). Maka dari itu para personil juga ikut andil untuk menjadi personil musik IRC Jamming (band allstar reggae jogja)

Nama Southjava dipilih bukan karena alasan, mereka ingin menjunjung daerah sendiri yaitu Bantul yang berada di sebelah selatan Kota Yogyakarta agar lebih dikenal. Maka dari itu Southjava di pilih dengan nama South dalam bahasa inggris yaitu selatan dan Java adalah jawa. Di sinilah mereka hadir dan tinggal yaitu Bantul yang merupakan salah satu kabupaten di yogyakarta yang berada di selatan pulau jawa.

Sedangkan untuk personil penggerak Southjava  ialah, Irgie farel di vocal & gitar, agung di Bass, Ryan di Keyboard, Fransisko di Saxophone.

Alamat Official : 
 Jati RT.05 Sriharjo Imogiri Bantul Yogyakarta. 55782
HP : +62895363563559

Official Media Sosial :
Instagram : @southjavaband
Facebook : southjava
Reverbnation : www.reverbnation.com/southjava

Suarakan Toleransi, Revitalisasi Musik Reggae Ala Black Finit

Suarakan Toleransi, Revitalisasi Musik Reggae Ala Black Finit

MJrasta Reggae Indonesia  - Lahir di Maumere, Flores, dengan nama Albert Gerson unFinit, Gerson pindah ke Yogyakarta pada tahun 2002 dan memulai proyek solo ber-genre Reggae dengan nama Black Finit pada 2010. Setelah merilis beberapa single, jingle radio serta 1 EP “Kiri Kanan” dan album penuh “Digiyo Digiye”, di tahun 2017 Gerson diajak berkolaborasi oleh produser Grayce Soba (Soba Studio) untuk merekam beberapa lagu bergenre EDM (Electronic Dance Music) dimana Gerson memainkan gitar serta bernyanyi.

Di sela kegiatan rekaman album baru bertajuk Tana, Black Finit memutuskan masuk ke manajemen DoggyHouse Records sekaligus merekam sebuah single berjudul “Bukan Puisi”. Komposisi yang diciptakan oleh seniman fotografi kontemporer, Angki Purbandono, ini menjadi sebuah pengalaman baru bagi Gerson dalam hal menyanyikan lagu karya orang lain serta bekerja dengan team produksi yang profesional. Untuk keperluan ini, Gerson dengan rela merombak image-nya menjadi lebih berkelas dengan bantuan stylist, Itta “Mixxit” S. Mulia. Tak ketinggalan Agan Harahap pun turut memoles Gerson melalui sentuhan tangan dingin karya fotografinya yang digunakan sebagai artwork single tersebut.

Suarakan Toleransi, Revitalisasi Musik Reggae Ala Black Finit
Lirik “Bukan Puisi” sendiri menceritakan tentang seseorang yang mensyukuri kehidupan dengan segala keindahan alam semesta dan segala keberagaman manusianya. Sebagai manusia yang mempunyai banyak teman yang saling menghormati karena saling menjunjung tinggi toleransi walaupun mempunyai pandangan hidup yang berbeda. Agama, suku, ras bahkan pilihan politik yang berbeda seharusnya bukan menjadi sebuah halangan untuk tetap menjaga nyala api toleransi terhadap keberagaman di Indonesia saat ini.

Single ini direkam dengan mengajak beberapa musisi kugiran kota Gudeg diantaranya ada Yoyo’ “Shaggydog” di posisi drum, Henry “Morning Horny” pada bass, Ferry Efka di keyboard dan juga gitaris “Brown Sugar” Yus Sugar. Diproduseri oleh pentolan band Ska tanah air, Heruwa “Shaggydog”, “Bukan Puisi” direkam di studio Padepokan Bagong Kussudiharjo oleh engineer kenamaan, Pak Ting.

Bukan Puisi” resmi akan dirilis tanggal 1 Juni 2018 dan bisa dibeli melalui toko musik digital semisal iTunes, Spotify dll.

Source : doggyhouserecords.com

Event : Perahu Karet Promo Single Senandung Nusantara


MJrasta.com - Setelah merilis 4 lagu single dan lagu terakhir yang dirilis adalah single Bernyanyi. Kini Perahu Karet kembali melakukan promo single terbaru mereka selain itu sambil ngopi bareng, charity dan pemutaran video.

Promo single terbaru kali ini berjudul "Senandung Nusantara" Acara yang akan berlangsung pada hari senin, 28 Mei 2018 ini akan di selenggarakan di DC Cafe & Bar.

Senandung Nusantara adalah Sebuah lagu yang di dedikasikan untuk Teater anak yang ada di Jogjakarta , Berawal dari itulah Perahu Karet menuangkan sebuah karya dan lyric yang menyentuh untuk menyampaikan pesan bahwa Indonesia itu beragam budaya, suku, agama dan dari keberagaman itu bukan alasan untuk perpecahan.

Lirik terkutip di bawah ini :

“Damai pagi yang indah kita bergembira
Damai pagi yang cerah berbagi cerita 
Cerita kau dan aku, riang gembira
Kita slalu bersama… uyeee

Bukankan tanah air ini indah
Beragam budayanya,,,
Satu jiwa raga walau berbeda
Bhineka tunggal ika
Bukankan darah kita ini sama
Tetaplah nusantara
Bangkit raih asa dan cita cita 
Indonesia merdeka 

“Damai pagi yang indah kita bergembira
Damai pagi yang cerah berbagi cerita 
Cerita kau dan aku, riang gembira
Kita slalu bersama… uyeee"

Dari lyric tersebut Perahu Karet menggambarkan bahwa generasi kita itu sangat berhak untuk hidup damai hidup dalam kesatuan Nusantara yang indah, damai. Di sini Perahu Karet menceritakan sebuah gurauan anak anak kecil yang bermain di pagi hari yang dengan polosnya bercerita tentang keindahan keindahan Indonesia. dan ingin menyampaikan bahwa generasi kita jangan sampai di kotori dengan hal hal yang negatif yang mendorong untuk kea rah perpecahan, sejak dini kami ingin menyampaikan bahwa DAMAI ITU INDAH. Dari kami untuk Indonesia dari kami untuk Nusantara.

Event promosi single "Senandung Nusantara" milik perahu karet ini bakalan di nyanyikan dan akan di temani band-band ternama seperti Black Finit, Mithology Borneo, Elclips, Threeam, dan IRC Jamming

Rumah Baru, Marapu Rilis Album Ke 4

Press rilis album Ke-4 Marapu © Reportasebali.com

Marapu adalah band beraliran reggae yang berasal dari Nusa Tenggara Timur dan belajar di Yogyakarta yang akhirnya terbentuklah Marapu ini di Yogyakarta pada tahun 1999. Belum lama ini Marapu telah merilis album ke 4 yang bertajuk "WON’T BE FOOLED" pada tanggal 8 April 2018.

Album baru ini rilis dirumah baru mereka, karena mereka sebelumnya tinggal dan berkarya di  Yogyakarta dan pada tahun 2013 hijrah ke Pulau Bali dengan personil barunya. Album ke-4 mereka berisi 13 lagu dengan 5 bahasa didalamnya yang semuanya direkam LIVE secara langsung di studio pribadi mereka yang berbasis di Bali Indonesia.

Album ini Diproduksi oleh: AMPS Music Studio & Records dengan Konsep album dan lagu-lagu ini diarahkan pada isu-isu budaya, sosial, ekologi dan politik dunia kita saat ini, dengan komposisi yang peraduan besar dari aliran roots reggae dan reggae revival.

Album keempat ini bakal diproduksi 1.000 keping untuk dilepas ke pasaran. Namun mengikuti perubahan pola belanja masyarakat, manager Marapu, Arno Mariani menjelaskan, lagu yang diproduksi itu lebih banyak dijual secara online melalui digital store.

lagu mereka memiliki chorus yang menarik dan musik yang sangat groovy dengan lirik yang terlibat bahkan tajam seperti pada single pertama mereka berjudul “POLITICIANS” yang sudah dirilis pada Maret 2018 lalu di seluruh toko online seperti Spotify, iTunes, Deezer, Apple Music, Amazon Music, dll.