Slider

Video Klip

Kabar Bagus

Cerita Dipanggung

Rilis

Band/Solo

Berbeda Dari Yang Lain, Double Album "Penawar Rindu" Steven Jam

Berbeda Dari Yang Lain, Double Album "Penawar Rindu" Steven Jam


Melepas album baru, adalah kerinduan yang tak tertahankan dialami setiap musisi. Apalagi jika menunggu sampai 7 tahun, seperti yang dialami Steven NK alias Tepenk, arsitek musikal Steven Jam, band yang dibentuknya setelah ‘Steven Cocconut Treez’ vakuum.

“Bayangkan setiap minggu konser dari satu kota ke kota lainnya, dari satu even ke event lainnya, dan hanya nyanyiin lagu yang sama berulang kali. Album ini seperti memecahkan telur kejenuhan yang bersarang di kepala,” ungkap Steven, yang memberi tajuk ‘Penawar Rindu’, untuk album kedua Steven Jam, dibawah bendera ‘267 Records’ yang diproduaeri oleh Delta Agung Wibowo.

Lagu ‘Terserah’ yang pernah dipopulerkan oleh grup era 90-an, ‘Humania’, menjadi single hit pertama yang diandalkan dalam album baru yang resmi diluncurkan Jumat pekan lalu (24/11/17) di IOne Cafe, Kemang, Jakarta Selatan.

Mengulas sedikit lagu populer ‘Terserah’ tersebut, Steven tak hanya memberi penawar rindu dalam arti yang sesungguhnya, tapi ayah dari seorang putri ini, membuat lagi karya Ekky Humania, terasa lebih menggemaskan dan menyentil adrenalin.

Titik terang karir musikal seorang Steven, diawali ketika ia berhasil menarik perhatian publik, hingga Sang Rockstar, Bimbim Slank, mengagumi karya memorable seorang Tpenk (sapaan akrab Steven), melalui lagu ciptaannya ‘Welcome to My Paradise’ single hit dari Steven & Cocconut Treez.

Cover Album Steven Jam
Cover Album Steven Jam

Membahas double album ‘Penawar Rindu’, bagai mengobati kerinduan pada kekasih hati yang penuh dinamika, senang, bahagia, cemburu dan marah karena terbakar api asmara.

Begitulah metafora yang pas untuk menggambarkan album kembar Steven Jam yang terdiri dari 18 track, yang dibuat terpisah dua, masing-masing berisi 9 lagu, berdasarkan tema dan spiritnya. Meskipun secara aransemen tak ada yang berbeda secara signifikan, masih dalam bingkai Indonesian-Jamaican taste.

“Mungkin ini album Reggae pertama di Indonesia yang mengeluarkan double album. Saya senang bisa mewujudkan hal-hal yang unik dan beda seperti ini,” papar pemilik nama asli Steven Nugraha Kaligis.

Sadar dengan era digital yang sulit dibendung untuk melakukan pembajakan, Steven pun menggratiskan semua lagunya itu di situs unggahan lagu Spotify dan Deezer.

Namun, bagi penggemar yang ingin membeli lagu-lagu itu bisa unggah di iTunes. Di dalam album hampir semuanya lagu baru. Lagu lama termasuk cover “Nyantai” dari album “No Scope” dibawakan Steven Jam featuring Tony Q.

Soal pembajakan, Steven sadar bahwa dibutuhkan tangan pemerintah yang kuat untuk menghalaunya.

“Pembajak hanya bsa dibungkam oleh pemerintah. Gue dan musisi lainnya hanya bisa berkarya dan terus berkarya. Tugas negara untuk melindungi karya kami,” simpul Steven, suami dari Molidda Hanny ini menyudahi percakapan.

Sumber : indeksberita.com

Berbagi Cerita Bersama Bandung Ska Foundation

Berbagi Cerita Bersama Bandung Ska Foundation

Bercorak kotak hitam dan putih, mengenakan dandanan formal dengan topi fedora, dan berjingkrak mengikuti irama musik, nyatanya kultur SKA telah membudidaya di Indonesia. Bukan menjadi sesuatu yang baru, melainkan SKA sampai saat ini semakin menonjolkan pergerakan musiknya dari masa-masa. Dan kali tepat di awal tahun 2018, SKA akan diperbincangkan perannya bersama Bandung Ska Foundation.

Dalam gelaranya yang bertajuk ‘Hearing Session Of 90’s SKA’, Bandung SKA Foundation selaku pemilik acara nantinya akan membahas berbagai pergerakan dari jenis aliran musik tersebut sebagai suguhan utamanya kepada audiens. Tak menutup kemungkinan melihat gerakan musik SKA di Kota Bandung yang kini terus dimainkan, beberapa pihak penting turut berkontribusi dalam acara ini. Seperti akan menampilkan satu narasumber yang membahas pergerakan SKA di dunia, Uja Jah serta Linggo yang juga akan membahas pergerakan di Kota Kembang tepatnya merunut dari era 90-an silam, tak lupa juga cerita dibalik terbentuk dan apa itu Bandung Ska Foundation yang akan di bahas tuntas oleh kawan kawan BSF. Serta acara ini juga bakal dimoderatori oleh dua sosok, diantaranya : Alga dan Ling YC.

Sebagai pelengkap, beberapa grup musik SKA lokal juga akan tampil di acara ini dengan format akustik. Diataranya beberapa band yang dimaksud adalah Noin Bullet, Dirty Dolls, Kingkong Beer, Skarangska, Lazy Middle Class, Hockey Hook dan Chililineska. Dan itu semua dapat dihadiri secara cuma-cuma alias gratis, pada tanggal 20 Januari 2018 di Kantinnasion The Panas Dalam, Bandung.

Hearing Session Of 90’s SKA Bandung SKA Foundation


Sumber : djarumcoklat.com

Ada Kejutan Di Jatim Reggae Star Festival 2017

Jatim Reggae Star Festival 2017
Tony Q Rastafara dan rekan-rekan dalam jumpa pers. (Syaiful Bachri/Bintang.com)

MJrasta.com - Setelah sukses Bali Reggae Star Festival selama tiga tahun berturut-turut, event yang terus hadir tiap tahun dengan konsep konser amal ini akan kembali hadir dan digelar di Malang tepatnya di Stadion Brantas, Kota Batu, Malang, Jawa Timur pada 16 Desember 2017.

Dalam event ini sudah dipastikan musisi yang terus memberikan inspirasi pecinta musik reggae indonesia yaitu Tony Q Rastafara bakalan hadir untuk memeriahkan konser amal tersebut. Selama satu jam, pelantun lagu Don't Worry itu akan memberikan suguhan menarik kepada penonton. Tony Q bakalan menghadirkan lagu hits yang dibawakan seperti Don't Worry U Yeaah dan akan memberikan kejutan yaitu lagu daerah, hanya saja tidak memberikan bocoran lebih lengkap.

Salah satu alasan kenapa Reggae Star Festival 2017 hadir di Malang karena, pengalaman pribadi Tony Q Rastafara konser bersama kementerian Pariwisata di lapangan yang akan diselenggarakan ini hujan deras 20 ribuan orang masih ada dan bernyanyi bersama.

Di kutip dari situs bintang.com, Seperti tahun-tahun sebelumnya, Reggae Star Festival selalu mengusung tema charity. Dan kali ini, Jatim Reggae Star Festival menggelar charity untuk korban erupsi Gunung Agung. "Ada satu gerakan sosial yang tiga tahun belakangan kita lakukan. Kita konsentrasi di charity," ucap Agung selaku promotor Jatim Reggae Star Festival.

Di kutip dari sindonews.com Promotor Bangga Indonesia Ferry mengaku siap menghadirkan banyak musisi pada perhelatan tersebut. Selain Tony Q Rastafara, ada juga Cozy Republic, Steven Jam, Denny Frust, Geranium Reggae Lumajang, Cah Reggae Jember, Tropical Forest Malang, dan Malang dub Foundation.

“Kami akan menampilkan mereka karena kami yakin mereka bisa menghibur dan membawa massa yang banyak. Terus juga hanya artis Indonesia, agar penonton bisa merasakan dan menikmati reggae Indonesia dalam ajang festival ini," ungkap Ferry.

Jatim Reggae Star Festival 2017


Jatim Reggae Star Festival 2017

Bravesboy Rilis Video Klip Album Vol 3 "OCD"


Mjrasta.com - Selasa, 21 Noember 2017 bertempat di Liquid Cafe Yogyakarta, Bravesboy yang merupakan band yang mengusung genre Reggae, Ska melangsungkan perilisan video klip mereka yang lagu tersebut masuk di album terbaru mereka Vol 3 yang berjudul OCD.

Sebelumnya Bravesboy juga sudah merilis video klip Kapal Oleng dan Kapan Kawin yang masuk di album ke-3nya. Memang band ini tak ada habis soal kreatifitas yang mereka hasilkan.

Lagu OCD "Ora Cocok Diet" atau yang di bahasa indonesiakan "Tidak Cocok Diet" memiliki konsep video menarik dengan menjadikan Pantai selatan di salah satu kabupaten Gunungkidul adalah tempat produksi video klip OCD. Bercerita anak muda yang sedang camping bangun pagi berusaha untuk diet berolahraga. Untuk lebih lengkapnya dengarkan di bawah ini.

Dirilis di youtube sejak 23 November 2017, dan kami tulis di artikel ini video klip Bravesboy - OCD sudah di tonton 3.500 viewer.




Kemeriahan Tak Terbendung, Julian Marley Sukses Meriahkan Jakarta Peace Concert 2017

Kemeriahan Tak Terbendung, Julian Marley Sukses Meriahkan Jakarta Peace Concert 2017
Penampilan Julian Marley yang bikin semangat © Sebarr.com 

Jakarta Peace Concert, Reggae party Sabtu (18/11) kemarin bertempat di Alianz Ecopark Ancol sebuah event musik Reggae tebesar bernama Jakarta Peace Concert yang secara keseluruhan menampilkan international dan national reggae famous musician berjalan dengan begitu meriahnya.

Event reggae terbesar tahun ini menampilkan Julian Ricardo Marley ialah seorang musisi reggae Inggris-Jamaika yang juga merupakan anak dari seniman dan musisi reggae kelas wahid, Bob Marley. Meski dibesarkan oleh sang ibu, Lucy Pounder, pria kelahiran 4 Juni 1975 tersebut memiliki masa depan cemerlang yang tak jauh dari sang ayah. Musisi yang juga pernah mendapatkan nominasi Grammy Award tersebut merupakan seorang penyanyi, penulis lagu, produser, hingga humanitarian. Seakan hendak mengikuti jejak Bob Marley, Julian Marley menganut aliran Rastafarian sekaligus menggunakan musiknya untuk menebar inspirasi.

Sejak pukul 13.00 WIB ribuan para pecinta musik reggae mulai berdatangan ke Alianz Ecopark Ancol. Kebanyakan dari mereka yang datang bukan hanya dari wilayah di Indonesia juga dari beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Australia.

Jakarta Peace Concert mulai open gate jam 16:00 WIB langsung diserbu ribuan penonton yang sudah memiliki tiket masuk kearea venue. Julian Marley bersama The Uprising sebagai bintang utama event ini juga di temani oleh beberapa musisi nasional yang tak asing seperti Gangstarasta, Ras Muhammad, Tony Q Rastafara. Sedangkan opening Jakarta Peace Concert dibuka oleh DJ ND Wihte , Mojo Dancer dan Senar gitar.

Suguhan Tony Q Rastafara yang tak terduga © indonesiashow.biz

Run down yang di tampilkan dimulai dari Gangstarasta berlanjut keseruan Jakarta Peace Concert lewat penampilan Ras Muhammad dan Tony Q Rastafara sebelum menuju ke penampilan Julian Marley and The Uprising.

Naik pentas sekitar pukul 22.00 WIB, penyanyi berusia 42 tahun ini menjadi penampil penutup. Sebelum tampil di singgahsana panggung Allianz Ecopark, Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu (18/11/2017) malam, sudah terdengar intro lagu 'Natural Mystic' milik sang ayah. Selain lagu-lagu ciptaan sang Ayah, Julian Marley juga terdengar membawakan lagu-lagu miliknya dari album-album terbarunya seperti Violence in the Street, Awake, atau System.

Julian Marley tampil di acara Jakarta Peace Concert dengan kemeja batik lengan panjang, berwarna abu-abu bercorak biru.

Penonton memenuhi Allianz Ecopark, Ancol Jakarta Utara © indonesiashow.biz

Selain 'Natural Mystic', Julian Marley menggandeng lagu Bob Marley seperti 'Rebel Music'. Musik yang disajikan tak jauh berbeda ketika Bob Marley bersama bandnya, The Wailers tampil secara live. Sayang, kurangnya alunan harmonika yang menjadi ciri khas pada lagu tersebut.

Lebih lanjut, Julian lepas lagu 'Jammin'. Nah di lagu ini ia seolah ingin menghadirkan sosok ayah di atas panggung. Tampil atraktif menyisir setiap sudut panggung, ia memandu pesta dan memanaskan suasana.

Kemeriahan yang tak pudar dan terus berlanjut © indonesiashow.biz
Tak ingin menurunkan tempo, 'Exodus' pun didaulat untuk melanjutkan konser di bawah langit cerah itu. Sebagai penutup sekaligus encore, 'One Love/People Get Ready' yang dibawakan lebih up beat dari versi aslinya menjadi lagu pamungkas usainya konser 'Jakarta Peace Concert 2017'.

Referensi : dapurletter.id / sebarr.com / wowchannelz.com / breaktime.co.id


Inilah Harga Tiket Konser Julian Marley, Jakarta Peace Concert

Inilah Harga Tiket Konser Julian Marley, Jakarta Peace Concert

MJrasta - Konser Jakarta Peace Concert yang menampilkan anak dari musisi legendaris musik Reggae yaitu Julian Marley sudah merilis informasi tiket. Event yang bakalan di gelar pada tanggal 18 November 2017 di Ecopark, Ancol Jakarta ternyata memiliki antusias yang sangat besar dari komunitas-komunitas reggae di penjuru Indonesia.

Julian Marley pertama kali datang di Indonesia di temani oleh The Uprising. Selain dari band pendampingnya, Julian Marley di temani oleh musisi reggae indonesia Tony Q Rastafara dan juga No White.

ada 2 informasi kategori tiket yang diberikan, dari kategori Festival dan VIP. Untuk harga Tiket Festival Rp.175.000 sedangkan untuk VIP seharga Rp.287.500. Tiket dapat di beli di rajakarcis.com atau bisa menghubungi via whatsapp Ardi : 0813 7475 193 line : adhityapj.

Julian Ricardo Marley adalah seorang musisi reggae Jamaika asal Inggris. Dia adalah anak seniman reggae Bob Marley, dan Lucy Pounder. Julian dikenal sebagai nominasi Grammy yang dinominasikan, penyanyi reggae, musisi, penulis lagu, produser dan kemanusiaan. Dia mengikuti jejak ayahnya dan merupakan seorang Rastafarian saleh yang menggunakan musiknya untuk menginspirasi kehidupan dan spiritualitasnya.