Select Menu

Slider

News

Performance

Cute

My Place

Photo

Racing

Videos

SOJA kolaborai dengan UNICEF lagu Shadow

MJrasta.com - SOJA merupakan band reggae yang mengusung cinta damai dan lebih di kemanusian, telah berkolaborasi dengan UNICEF dalam video klik "Shadow". UNICEF adalah salah satu badan PBB yang memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan jangka panjang kepada anak-anak dan ibunya di negara-neagra berkembang.

SOJA dan UNICEF bermitra dalam pengerjaan video klip Shadow, pengerjaan video clip ini di Ethiopia. Video ini adalah bagian dari UNICEF tentang meningkatkan kesadaran untuk 58 juta anak di seluruh dunia yang berada di luar sekolah. 3 juta anak-anak tetap sekolah di Ethiopia. Ini adalah gerakan All in School http://allinschool.org/.

Shadow adalah lagu untuk orang-orang secara keseluruhan di mana-mana di dunia. Ini tentang menyadari bahwa kita semua sama dan harus diperlakukan seperti itu. Pendidikan harus menjadi hak asasi manusia bagi semua orang. SOJA sangat senang bisa merilis sebuah video musik yang akan menyoroti kekuatan pendidikan dan kurangnya parah akses ke sekolah di Ethiopia.

Video Clip SOJA - SHADOW
-
Profil SOJA Band

MJrasta.com - "Saya ingin berbicara untuk orang-orang yang tidak memiliki mikrofon," kata Jacob Hemphill. "Tujuan kami sebagai sebuah band adalah untuk membela umat manusia. Kita melihat dunia dan kami mencoba untuk membuatnya lebih baik dalam waktu yang terbatas kita miliki di sini."

Ini adalah filosofi SOJA, pernyataan sedeharna yang mendorong band berasal dari Arlington, Virginia yang terbentuk pada tahun 1997 yang mengusung musik bergenre Reggae, Hardcore, Latin, Rock. Awal terbentuk oleh sekelompok teman-teman saat masih di sekolah menengah dan telah membangun fanbase yang cukuk besar.

Dalam tahun-tahun berikutnya, SOJA telah menjual lebih dari 200.000 album, telah tampil lebih dari 20 negara di seluruh dunia, menghasilkan hampir empat juta fans Facebook, dan lebih dari 80 juta tampilan YouTube. Soja telah melakukan tur dengan Dave Matthews Band, Incubus, 311 dan tampil di festival musik besar.

Dalam karyanya SOJA menuliskan menurut pengalaman pribadi dari bertemu dengan seseorang, membaca sesuatu, mengalami sesuatu yang tampaknya berkaitan dengan kondisi manusia.

Untuk SOJA, penampilan saat melakukan pertunjukan adalah ledakan energi dan positif, musik adalah sarana untuk membantu orang berhubungan dengan cara yang lebih afirmatif. Hal ini juga meminta orang-orang untuk melihat ke dalam diri mereka sendiri dan benar-benar meminta apa yang mereka ingin lakukan dengan hidup mereka dan bagaimana mereka bisa bahagia. Musik SOJA adalah tentang menemukan kebahagiaan dan kedamaian kita semua layak dan membantu orang lain melakukan hal yang sama.

Personil Soja
- Jacob Hemphill (lead vocals, guitar),
- Bobby Lee (bass, vocals),
- Ryan Berty (drums),
- Kenny Bongos (percussion),
- Patrick O'Shea (keyboards),
- Hellman Escorcia (saxophone),
- Rafael Rodriguez (trumpet),
- Trevor Young (lead guitar)

Diskografi
Album
2002 - Peace in a Time of War
2004 - Dub in a Time of War
2006 - Get Wiser
2009 - Born In Babylon
2012 - Strength to Survive
2014 - Amid the Noise and Haste

EP
2000 - SOJA
2008 - Stars & Stripes

Website : sojamusic.com
Profil Sundaymorning Band
MJrasta.com - Bandung merupakan wadahnya para musisi pop dan rock yang lebih relatif banyak, sedangkan musik Reggae,  Ska memang namun mereka mulai mengeluarkan perkembangannya.

Sundaymorning adalah salah satu band yang menjunjung musik genre Reggae, Ska, Rocksteady. Band ini berasal dari Tasikmalaya, dan terbentuk pada 10 November 2013.

Sundaymorning bahasa inggris, dan dalam bahasa indonesia yang berarti Minggu pagi. Personilnya kebanyakan memiliki rutinitas yang sama Sun'aditpeka , Andi , Badil, Alul sebagai mahasiswa kuliah di Universitas Siliwangi Tasikmalaya dan ada Hanif yang kuliah di LP3i Tasikmalaya. sedangkan rizki , nandang , dan kiki masih bersekolah di SMA daerah Tasikmalaya dan semua personil SundayMorning tersebut mempunyai visi dan misi yang sama yaitu salah satu contohnya untuk menghibur orang banyak dan banyakin persaudaraan denganorang banyak .

Mereka mendapat pengaruh dalam bermusik dari musisi legendari Bob Marley, Tokyo SKa Paradise Orch , dan Band band yang ada di seluruh Indonesia terutama BANDUNG.

Walaupun band yang bisa di bilang masih muda, namun mereka memiliki jam terbang yang sangat baik, sering menghibur di acara komunitas, cafe dan lainnya.
Profil Pasukan Lima Jari Band
MJrasta.com - Pasukan Lima Jari adalah salah satu band yang berasal dari Jakarta yang mengusung musik Reggae. Secara resmi terbentuk pada tanggal 8 Agustus 2006. Pada saat itu Pasukan Lima Jari hanyalah sekumpulan band sekolahan SMA Labschool Jakarta.

Saat formasi pertama, pada tahun 2006 kami sempat merilis EP secara independent, Dan tidak terduga respon pendengar sangat baik. mereka memulai debut mereka dengan tampil Bibis CafĂ©, dan mereka juga aktif manggung di Pentas Seni sekolah – sekolah di Jakarta dan acara acara komunitas Reggae.

Selama 2006 sampai sampai sekitar tahun 2011, masih ada bongkar pasang personil di Pasukan Lima Jari. Dan akhirnya ini dengan personil Panji Muhammad Pradipta Singgih - Vocal, Bastian Simorangkir - Guitar, Audi Hermawan - Bass, Alwin Hermawan - Drum, dan Radhiyaksa Akbar Daulay- Percussion telah sepanat untuk merilis album pertama kami "Republik Rakyat Reggae"

Mereka setelah 8tahun tetapi baru akan merilis album pertama yaitu "Republik Rakyat Reggae" karena Banyak faktor yang menyebabkan lamanya proses rekaman dan rilis album ini. Pasukan Lima Jari memutuskan untyk menyelesaikan studi pendidikan S1 mereka masing-masing lebih dulu baru rilis album karena tanggung jawab terhadp orang tua masing-masing.

Setelah semua personel Pasukan Lima Jari menyelesaikan gelar S1 mereka masing-masing barulah mereka akan merilis ijazah bermusik mereka yang pertama dengan album "Republik Rakyat Reggae". Bukan sombong/angkuh. Dengan gelar S1 dari para personel PLJ berharap dapat merubah paradigma masyarakat tentang sisi negatif komunitas reggae.
Profil D'Jenks Band
MJrasta.com - D’Jenks merupakan band yang memadukan unsur reggae dengan attitude punk rock, dengan personil saat ini Mr. Rumput (Vokal), Rama Adhitya (Gitar), Bayu Satria (Keyboard), Christo Putra (Drum). Terbentuk di tahun 2003 dari komunitas Under’ Moestopo’ Ground dan Univ. Sahid.

Musik D’Jenks banyak sekali terpengaruh oleh Toots and The Maytals, The Dead 60’s hingga The Clash. “Kita gak mau terpaku sama Bob Marley, karena kebanyakan orang tau reggae itu cuma Bob Marley sebenarnya lebih luas dari itu,” Ucap Rama Adhitya a.k.a Geboy (Gitaris).

Tahun 2010 D’Jenks ikut dalam kompilasi “Return of the rootbois vol. 1” sebuah kompilasi band ska dan reggae tanah air yang dirilis oleh Revival Records. Kemudian di tahun 2011 lagu “Prison Blues” masuk dalam sebuah kompilasi “Life Is Beautiful” yang digagas oleh komunitas music Institut Kesenian Jakarta, selain itu Prison Blues juga terpilih untuk mengisi original soundtrack film “Arisan 2” karya Nia Dinata.

Tahun 2013 D’Jenks merilis album penuh pertama mereka, dibantu oleh Paviliun Records untuk produksi dan Demajors untuk distribusi. Rilisan band ini juga sudah bisa di beli di Itunes dan Spotify.
Lagu Reggae On The Stereo milik D’Jenks masuk dalam sebuah kompilasi ska reggae vol. 30 th 2013 blog Ska & Reggae asal Spanyol skanimat.wordpress.com

Discography:
1. Return Of The Rootbois Vol. 1 – Move On (single) / Revival Records (2010)
2. Life Is Beautiful – Prison Blues (2011)
3. OST. Arisan 2 – Prison Blues / Aksara Records (2012)
4. Reggae on the Stereo / Skanimat Reggae Compilation, Spain (2013)
5. D’Jenks ‘Selftitled’ / D’Jenks & Paviliun Records (2013)

Sumber : reverbnation
Samalona band
MJrasta.com - Apa yang kalian tahun tentang Samalona? pastinya ebuah pulau kecil di Selat Makassar, tepatnya di sebelah barat daya pantai barat Sulawesi Selatan, Pulau kecil yang mempesona. Artikel sebelumnya abaikan karena yang di bahas di sini adalah Samalona Band, Band reggae asal Solo yang bisa di bilang musiknya serasa di samalaona.

Samalona merupakan salah satu Band Indie Reggae, berasal dari Solo - Surakarta, Jawa Tengah. Berdiri sejak 22 Agustus 2000 dan lahir dari sebuah komunitas. Nama Samalona sendiri terinspirasi dari kekaguman pada sebuah Pulau di Sulawesi yang sekitar awal tahun 2000 kebetulan beberapa personel yang waktu itu sempat singgah dan berkegiatan kesenirupaan di kawasan tersebut. Yak nama memang pasti memiliki kesamaan darii pulau yang saya jelaskan tadi.

Keberanian untuk mengusung genre Reggae adalah karena denyut jenis musik ini mampu merangsang pendengar untuk bergoyang. Dengan background musik yang berbeda – beda dari tiap personel membuat warna musik yang dibawakan Samalona lebih memiliki warna. Perpaduan antara Jazz, Blues, Reggae Roots, Ska dan bahkan jenis musik Kroncong yang diramu jadi satu dengan berbagai instrument dan arransement sedemikian rupa membuat musik Samalona berbeda dari musik Reggae yang umum dan sudah lebih dulu ada di pasaran saat ini.

Kayarasa’, sebuah nama, sebuah Album yang merupakan bukti eksistensi. Sesuai judulnya Album ini memiliki keunikan tersendiri dengan lirik yang universal, tidak monoton dan antara satu lagu dengan lagu yang lainnya memiliki warna dan nuansa yang berbeda beda. ‘Ya Sudah’, adalah single pertama dari Album ini. Beat yang riang, bernuansa Bright dengan lirik yang mudah diingat menjadikan lagu ini disukai. Beberapa single juga tidak luput dari perhatian pendengar, diantaranya single kedua ‘Surakarta Jakarta’, nyanyian urban yang dikemas dengan nuansa Jazz yang easy listening, ‘Cease Fire’ dengan seruan perdamaiannya dan ‘Pagi’, ‘Share Some Love’ yang ketiganya dikemas dengan nuansa Ska, begitu juga dengan ‘Tree of Love’ yang kental dengan nuansa Bluesnya, dan ‘Sunshine’ dengan ‘Reggae Roots’nya. (sumber facebook resmi)

Disamping musikalitas, totalitas dan kekompakan personelnya, Samalona sendiri juga diperkuat dengan Management, Crew dan Tim Artistic yang solid di setiap live performnya. Dan juga dukungan beberapa komunitas di daerah yang ikut membesarkan nama Samalona itu sendiri.

Dengan pengalaman ratusan live perform di Surakarta dan beberapa kota lainnya menjadikan Samalona memiliki fans fanatik yang dijuluki TemanSamalona. Hal ini juga yang menjadikan Samalona semakin matang dalam bermusik dan semakin yakin bahwa genre musik ini bisa diterima masyarakat luas.


Personil Samalona
- Arif “Worry” (Vocal)

- Laili "Rokeem" (Vocal)

- Tisnu “Ithing” (Bass)

- Dilli “Cenul” (Drum)

- “Nano Nanung" (Keyboard & Backing Voc)

- Budi "Buud" (Percussion)

- Rhamon “Ramone” (Rhythm Guitar)
Profil day afternoon
MJrasta.com - Jakarta sebagai kota dengan tingkat musisi yang cukup banyak juga melahirkan musisi reggae juga. Day Afternoon merupakan salah satu musisi yang terbentuk di Jakarta. Terbentuk di Jakarta, pada 13 September 2006 ini dinamakan Day Afternoon yang berarti Hari Setelah Senja.

Mereka ekelompok mahasiswa yang mempunyai kebiasaan mengisi waktu luang kuliahnya dengan berkumpul bersama, sambil bermain musik di setiap sore hari di salah satu pelataran kantin kampus Universitas Nasional di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Tercetus nama Day Afternoon yang berarti senja hari, karena memang hampir setiap sore hari berkumpul dan berekspresi menyuarakan kebebasan lewat bermusik. Semua personil B.A Priambodo - Vokal, Kania Anggraini - Vokal dan Suara Latar, Murie Dewi Listiani - Vokal dan Suara Latar (additional), Rainaldo Tastau Imbiri - Gitar dan Suara Latar, Muflih Perdana Putra - Gitar dan Suara Latar, Ferry Salman Alfarizi - Keyboard dan Sampling, Aradhea - Perkusi, Ario Seto - Drum, dan Sahlur Ridho - Bass dan Suara Latar kebetulan berasal dari kampus yang sama dan juga memiliki visi dan misi yang sama dalam bermusik.

Dalam berkarya Day Afternoon mendapat kiblat dari musisi reggae dunia seperti Doreen Shafer, Derick Morgan, Bob Marley and The Wailers, The Skatalites, Toots and The Maytals dan juga beberapa musisi jazz dunia seperti Billie Holiday, Louis Armstrong dan lainnya. Sehingga musik Reggae yang dimainkan terdengar agak berbeda dari musik Reggae pada umumnya, yang memiliki sedikit sentuhan Blues, Jazz, Ska, Rocksteady hingga Pop Keroncong.

Day Afternoon memiliki slogan Attitude It’s More Than Skill, yang mengandung makna dalam memainkan musik Reggae. Skill bukanlah yang paling utama, melainkan sikap, tingkah laku, dan juga kedewasaan seseorang dalam bermusik. Berkarya dan selalu menyampaikan pesan positif dalam karya-karyanya kepada para pendengar, penikmat dan pecinta musik.
Walaupun masih terbilang muda sebagai sebuah band Reggae di Indonesia, Day Afternoon sudah memiliki jam terbang yang cukup tinggi. Band ini sering tampil di acara-acara komunitas Reggae dan non-komunitas di Jakarta maupun luar Jakarta.